LAYANAN ASPIRASI
SAMPAIKAN ASPIRASI PADA WAKIL RAKYAT:
Surat Rakyat SMS Aspirasi Facebook
Aspirasi dari Masyarakat
1. Sekedar melaporkan bahwa jembatan penghubung dusun Berkongan-Tanunggul Montorna ambruk dan tidak di perbaiki barangkali bapak2 DPRD Sumenep turun ke lokasi silahkan saja di dusun berkongan montorna pasongsongan dekat rumah pak kadus nurhasan

2. Dana desa tahap II sampai sekarang belum bisa dicairkan karena menunggu realisasi se kabupaten sumenep minimal 50 %. Aturan ini sangat merugikan bagi desa yang telah lama menyelesaikan dana desa tahap i. Mohon para dewan ikut mengantisipasinya. Trimk

3. Anggota dewan yang terhormat,jalan dari taman bungan ke utara stopan yang menuju pamolokan, penggunaan jalan hanya di gunakan separuh jalan,hal tersebut terjadi karena jalan yang sebelah barat digunakan lahan parkir mobil,dan juga sering memarkirkan mobilnya asal-asalan, selain meanggu pengguna jalan lain, juga tidak enak dilihat untuk penataan kota.terima kasih.

Kirimkan aspirasi anda melalui SMS Center / Surat Rakyat DPRD Kabupaten Sumenep : 085942803888

MAJALAH PARLEMEN
LINK TERKAIT
PRODUK HUKUM
Kebakaran Pasar Anom Baru : Wakil Ketua DPRD Minta Pemkab Serius Analisa Penyebabnya
Diposting Oleh : Moh. Misbah - Administrator DPRD Kabupaten Sumenep

20 Agustus 2019 - 08:43:29 WIB

Insiden kebakaran Pasar Anom Baru Sumenep yang sampai menghanguskan sejumlah kios kemarin mendapat sorotan dari Wakil Ketua DPRD Sumenep, Faisal Muhlis. Menurut dia, insiden tersebut harus disikapi secara serius oleh Pemkab Sumenep dan pihak terkait lainnya. Sebab, peristiwa kebakaran di Pasar Anom Baru bukan pertama kali. Sebelumnya juga pernah terjadi hal serupa. Pertama-tama yang perlu dilakukan ialah melakukan kajian dan analisa secara komprehensif untuk mengungkap penyebab terjadinya kebakaran tersebut, kata poltiisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Jika setelah dikaji dan dianalisa ternyata menemukan fakta bahwa, penyebabnya sama dengan kebakaran-kebakaran sebelumnya, menurut dia, berarti tidak ada upaya untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran di pasar tradisional terbesar di Sumenep. Kalaupun ternyata penyebab kebakaran kemarin karena persoalan, ke depan tetap harus dilakukan upaya antisipasi. Misalnya karena korsleting arus pendek listrik, maka ke depan seluruh hal yang terkait instalasi pemasangan listrik harus menggandeng pihak-pihak yang kompeten di bidangnya seperti PLN, tegasnya. Sekadar diketahui, kebakaran kemarin diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Api baru bisa dipadamkan sekitar 30 menit kemudian setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Sumenep dikerahkan.

VIDEO DOKUMENTASI

FOTO DOKUMENTASI
E-RAPERDA
AGENDA DPRD TERBARU
PENGUMUMAN TERBARU
JAJAK PENDAPAT
Bagaimana menurut anda tentang Website DPRD Kabupaten Sumenep?
Sangat Bagus
Bagus
Cukup
Kurang

HASIL POLLING