LAYANAN ASPIRASI
SAMPAIKAN ASPIRASI PADA WAKIL RAKYAT:
Surat Rakyat SMS Aspirasi Facebook
Aspirasi dari Masyarakat
1. Sekedar melaporkan bahwa jembatan penghubung dusun Berkongan-Tanunggul Montorna ambruk dan tidak di perbaiki barangkali bapak2 DPRD Sumenep turun ke lokasi silahkan saja di dusun berkongan montorna pasongsongan dekat rumah pak kadus nurhasan

2. Dana desa tahap II sampai sekarang belum bisa dicairkan karena menunggu realisasi se kabupaten sumenep minimal 50 %. Aturan ini sangat merugikan bagi desa yang telah lama menyelesaikan dana desa tahap i. Mohon para dewan ikut mengantisipasinya. Trimk

3. Anggota dewan yang terhormat,jalan dari taman bungan ke utara stopan yang menuju pamolokan, penggunaan jalan hanya di gunakan separuh jalan,hal tersebut terjadi karena jalan yang sebelah barat digunakan lahan parkir mobil,dan juga sering memarkirkan mobilnya asal-asalan, selain meanggu pengguna jalan lain, juga tidak enak dilihat untuk penataan kota.terima kasih.

Kirimkan aspirasi anda melalui SMS Center / Surat Rakyat DPRD Kabupaten Sumenep : 085942803888

MAJALAH PARLEMEN
LINK TERKAIT
PRODUK HUKUM
Komisi III Pertanyakan Keseriusan Bina Marga
Diposting Oleh : Moh. Misbah - Administrator DPRD Kabupaten Sumenep

14 Agustus 2019 - 09:45:44 WIB

Jembatan di Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, terus mendapat sorotan dari sejumlah pihak, termasuk Anggota DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur. Pasalnya, hingga saat ini, jembatan yang sudah rusak kritis tersebut belum juga diperbaiki.

M. Ramzi, Anggota Komisi III DPRD Sumenep mengatakan, hampir satu tahun sejak dilakukan survei oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, hingga saat ini jembatan itu belum juga diperbaiki. Padahal, jembatan tersebut merupakan akses utama masyarakat Pragaan. Banyak warga kecewa, karena tidak kunjung diperbaiki. Kami harap Pemerintah Daerah segera merespon keluhan warga. Bahkan sebagian warga beranggapan jika pemerintah mengabaikan keselamatan warga, katanya, Kamis, 23 Mei 2019.

Legislator asal daerah pemilihan tiga (Dapil III) itu mengatakan, beberapa waktu lalu petugas dari Dinas PU Bina Marga telah melakukan survei di lokasi kejadian. Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan. Bina Marga terkesan tidak responsif terkait hal itu, padahal sudah hampir enam bulan lalu petugas melakukan monitoring, ungkapnya.

Oleh sebab itu, politisi Hanura asal Kecamatan Pragaan tersebut berharap segera diperbaiki. Melihat kondisi itu, banyak masyarakat yang menilai kinerja Bina Marga lelet, memang buktinya begitu, karena terkesan tidak respon keluhan masyarakat, tegas M. Ramzi yang Caleg dengan perolehan suara terbanya di Pemilu 17 April 2019 kemarin. Sayangnya, Kepala Dinad PU Bina Marga Sumenep Eri Susanto belum bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi melalui sambungan teleponnya tidak merespon, meski nada sambungnya terdengar aktif.

VIDEO DOKUMENTASI

FOTO DOKUMENTASI
E-RAPERDA
AGENDA DPRD TERBARU
PENGUMUMAN TERBARU
JAJAK PENDAPAT
Bagaimana menurut anda tentang Website DPRD Kabupaten Sumenep?
Sangat Bagus
Bagus
Cukup
Kurang

HASIL POLLING