LAYANAN ASPIRASI
SAMPAIKAN ASPIRASI PADA WAKIL RAKYAT:
Surat Rakyat SMS Aspirasi Facebook
Aspirasi dari Masyarakat
1. Sekedar melaporkan bahwa jembatan penghubung dusun Berkongan-Tanunggul Montorna ambruk dan tidak di perbaiki barangkali bapak2 DPRD Sumenep turun ke lokasi silahkan saja di dusun berkongan montorna pasongsongan dekat rumah pak kadus nurhasan

2. Dana desa tahap II sampai sekarang belum bisa dicairkan karena menunggu realisasi se kabupaten sumenep minimal 50 %. Aturan ini sangat merugikan bagi desa yang telah lama menyelesaikan dana desa tahap i. Mohon para dewan ikut mengantisipasinya. Trimk

3. Anggota dewan yang terhormat,jalan dari taman bungan ke utara stopan yang menuju pamolokan, penggunaan jalan hanya di gunakan separuh jalan,hal tersebut terjadi karena jalan yang sebelah barat digunakan lahan parkir mobil,dan juga sering memarkirkan mobilnya asal-asalan, selain meanggu pengguna jalan lain, juga tidak enak dilihat untuk penataan kota.terima kasih.

Kirimkan aspirasi anda melalui SMS Center / Surat Rakyat DPRD Kabupaten Sumenep : 085942803888

MAJALAH PARLEMEN
LINK TERKAIT
PRODUK HUKUM
Mudik Kepulauan Butuh Penambahan Kapal Berkualitas
Diposting Oleh : Moh. Misbah - Administrator DPRD Kabupaten Sumenep

01 Agustus 2019 - 09:35:56 WIB

Mudik suatu kebanggaan bagi semua orang yang sedang merantau, utamanya di momen hari Raya Idul Firi. Sebab, pada kesempatan ini para perantau mewajibkan dirinya untuk pulang kampung, bertemu dan bersilaturrahim dengan keluarga besar di tanah kelahirannya. Maklum, semua aktifitas mereka dihentikan, apalagi pegawai baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun swasta tengah menghadapi libur panjang dan cuti. Nah, kesempatam ini dinilai sangat langka, maka harus dijadikan waktu untuk kembali bersama keluarga setahun sekali.

Tak terkecuali bagi warga Kepulauan Sumenep. Setiap memasuki hari raya Idul Fitri dipastikan warga melakukan mudik ke sejumlah kepulauan, baik Masalembu, Kangean, Sapeken, Raas, Sepudi dan kepulauan lainnya yang ada di Kabupaten ujung Timur pulau Madura ini. Memang, warga kepulauan banyak yang merantau ke luar daerah, baik sebagai pedagang, pegawai, mahasiswa dan profesi lainnya. Di hari raya ini, mereka harus melakukan salat ied di kampung halaman, termasuk juga bermaafan dengan sanak family di kampung.

Dalam pelaksanaan arus mudik ini biasanya selalu terkendala transportasi laut. Sebab, lonjakan penumpang yang cukup tinggi tidak sebanding demgan armada yang disiapkan. Bahkan, kadangkala penumpang keleleran di pelabuhan Kalianget, menunggu giliran untuk diangkut kepulauan. Hal ini wajar lantaran belum ada transportasi udara yang bisaa mengangkut warga kepulauan. Namun, tahun ini diharapkan arus mudik berjalan lancar, dan tidak ada kendala. Termasuk juga pada arus balik, setelah lebaran nanti. Seperti apa harapan dan keinginan dalam pelaksanaan arus mudik mendatang?, berikut petikan wawancara dengan anggota anggota dewan asal Kepulauan Moh.Syukri. Arus mudik ke Kepulauan bakal berlangsung, menurut anda? Arus mudik sebenarnya bukan hal baru. Sebab, setiap tahun menjelang hari raya orang yang merantau selalu pulang kampong untuk merayakan lebaran. Ini tidak hanya terjadi bagi warga kepulauan melainkan juga terjadi dengan warga daratan. Kepulauan menjadi perbincangan karena transportasi yang digunakan terbatas, tidak sebanyak di daratan. Sehingga, menjadi atensi sejumlah pihak, baik pemerintah daerah, pemprov dan juga dari Kemenhub Pusat. Biasanya, ada banyak hal yang harus dipersiapkan matang, dibandingkan mudik daratan ini.

VIDEO DOKUMENTASI

FOTO DOKUMENTASI
E-RAPERDA
AGENDA DPRD TERBARU
PENGUMUMAN TERBARU
JAJAK PENDAPAT
Bagaimana menurut anda tentang Website DPRD Kabupaten Sumenep?
Sangat Bagus
Bagus
Cukup
Kurang

HASIL POLLING