LAYANAN ASPIRASI
SAMPAIKAN ASPIRASI PADA WAKIL RAKYAT:
Surat Rakyat SMS Aspirasi Facebook
Aspirasi dari Masyarakat
1. Sekedar melaporkan bahwa jembatan penghubung dusun Berkongan-Tanunggul Montorna ambruk dan tidak di perbaiki barangkali bapak2 DPRD Sumenep turun ke lokasi silahkan saja di dusun berkongan montorna pasongsongan dekat rumah pak kadus nurhasan

2. Dana desa tahap II sampai sekarang belum bisa dicairkan karena menunggu realisasi se kabupaten sumenep minimal 50 %. Aturan ini sangat merugikan bagi desa yang telah lama menyelesaikan dana desa tahap i. Mohon para dewan ikut mengantisipasinya. Trimk

3. Anggota dewan yang terhormat,jalan dari taman bungan ke utara stopan yang menuju pamolokan, penggunaan jalan hanya di gunakan separuh jalan,hal tersebut terjadi karena jalan yang sebelah barat digunakan lahan parkir mobil,dan juga sering memarkirkan mobilnya asal-asalan, selain meanggu pengguna jalan lain, juga tidak enak dilihat untuk penataan kota.terima kasih.

Kirimkan aspirasi anda melalui SMS Center / Surat Rakyat DPRD Kabupaten Sumenep : 085942803888

MAJALAH PARLEMEN
LINK TERKAIT
PRODUK HUKUM
Pemkab harus Rangkul Desa yang Mengelola Wisata
Diposting Oleh : Moh. Misbah - Administrator DPRD Kabupaten Sumenep

06 Mei 2019 - 09:42:12 WIB

Dewan Perwakilan Rakyat Daerahatau DPRD Sumenep mengapresiasi upaya eksekutif yang selama ini terus melakukan pengembangan sektor pariwisata, terutama pengelolaan wisata yang ada di desa. Sebab, program Visit Sumenep Years 2018 akan lebih maksimal jika didukung sejumlah wisata yang dikelola desa.

Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Farid Affandi menilai bahwa program Visit memiliki dampak yang luar biasa terhadap pertumbuhan ekonomi. Program tersebut membutuhkan keseriusan untuk bisa berjalan maksimal.Apabila saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep inten berkomunikasi dengan pihak desa untuk pengembangan potensi wisata agar bisa membantu program visit, kami rasa bagus,ungkapnya.Tetapi pihak Pemkab diharapkan tidak hanya memberikan dorongan kepada pemerintah desa untuk kelola potensi wisata yang ada. Namun langkah yang lebih taktis dan serius sangat dibutuhkan.Karena Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat pemerintahan desa butuh arahan dan pendampingan yang inten. Sebab pengembangan hingga pengelolaan wisata butuh kreativitas agar pengunjung tertarik.

Terpisah, Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi berjanji, Pemkab akan berusaha untuk memberi arahan bagaimana pengelolaan potensi wisata desa dapat dikelola dengan maksimal. Pemerintah akan mengakomodir dan memberikan jalan keluar jika ada kendala dalam pengembangan dan pengelolaannya. Jika desa mengajukan dan berkomunikasi tentang pengembangan wisata, maka akan kami sambut baik. Sebab kami memang

mengharapkan desa bisa menggali potensi wisata jika di sebuah desa memang ada potensinya, ungkapnya.Menurut Fauzi desa yang hendak mengelola wisata akan diarahkan ke instansi terkait, yakni Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Sinergitas antar pihak terkait dinilai membantu pengelolaan wisata di desa, termasuk dengan Dinas Pariwisata,Kebudayaan, Pemudan Olahraga (Disparbudpora). Sementara itu, pengelolaan desa wisata harus dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Salah satu tujuannya, supaya BUMDes bias menjalankan usahanya dengan baik.

VIDEO DOKUMENTASI

FOTO DOKUMENTASI
E-RAPERDA
AGENDA DPRD TERBARU
PENGUMUMAN TERBARU
JAJAK PENDAPAT
Bagaimana menurut anda tentang Website DPRD Kabupaten Sumenep?
Sangat Bagus
Bagus
Cukup
Kurang

HASIL POLLING