LAYANAN ASPIRASI
SAMPAIKAN ASPIRASI PADA WAKIL RAKYAT:
Surat Rakyat SMS Aspirasi Facebook
Aspirasi dari Masyarakat
1. Sekedar melaporkan bahwa jembatan penghubung dusun Berkongan-Tanunggul Montorna ambruk dan tidak di perbaiki barangkali bapak2 DPRD Sumenep turun ke lokasi silahkan saja di dusun berkongan montorna pasongsongan dekat rumah pak kadus nurhasan

2. Dana desa tahap II sampai sekarang belum bisa dicairkan karena menunggu realisasi se kabupaten sumenep minimal 50 %. Aturan ini sangat merugikan bagi desa yang telah lama menyelesaikan dana desa tahap i. Mohon para dewan ikut mengantisipasinya. Trimk

3. Anggota dewan yang terhormat,jalan dari taman bungan ke utara stopan yang menuju pamolokan, penggunaan jalan hanya di gunakan separuh jalan,hal tersebut terjadi karena jalan yang sebelah barat digunakan lahan parkir mobil,dan juga sering memarkirkan mobilnya asal-asalan, selain meanggu pengguna jalan lain, juga tidak enak dilihat untuk penataan kota.terima kasih.

Kirimkan aspirasi anda melalui SMS Center / Surat Rakyat DPRD Kabupaten Sumenep : 085942803888

MAJALAH PARLEMEN
LINK TERKAIT
PRODUK HUKUM
Sesalkan Pasar Hewan Tak Diminati
Diposting Oleh : Moh. Misbah - Administrator DPRD Kabupaten Sumenep

12 April 2019 - 10:08:22 WIB

Sampai detik ini, keberadaan pasar hewan di Desa Pakandangan Sangra, Kecamatan Bluto tekesan mubazir. Sebab, pasar yang menelan dana kurang lebih Rp 2,3 miliar itu tidak dimanfaatkan. Buktinya, pedagang hewan enggan untuk berdagang di pasar tersebut, padahal tempat itu dicanangkan mejadi pusat transaksi hewan ternak. Namun, sejumlah pedagang malah memilih berjualan di Pasar Pahlawan, Kecamatan Kota. Maklum, pasar Pahlawan dinilai lebih pro  duktif untuk pendapatan para pedagang sebab banyak pembeli yang memburu. Bahkan, sejumlah pedagang malah merasa nyaman berdagangan di tempat yang sebenarnya tidak diberbolehkan oleh pemkab Kabupaten ujung timur pulau Madura ini.

Kami sangat kecewa keberadaan pasar hewan yang tidak ditempati, dan malah mangkrak sampai detik ini. Padahal, anggarannya cukup besar, namun manfaatnya tidak maksimal, kata Sekretaris Komisi II Suharinomo. Padahal, sambung dia, dalam pembangunannya diharapkan semua pedagang sapi bisa berjualan di pasar itu, karena tempat tersebut diproyeksi akan menjadi pusat transkasi perdagangan hewan sapi. Ternyata, keberadanya hanya tidak jelas. Saat ini tidak ada pedagang hewan yang berdagang di tempat itu. Bahkan, mereka memilih tempat lain. Ini kan sangat aneh. Tempat ada dengan anggaran besar, namun pedaganganya tidak mau. Kan sangat aneh. Berarti ada yang salah, ujarnya.

Seharusnya, sebelum melakukan pembangunan sudah dilakukan kajian termasuk kelayakan lokasi. Sehingga, saat sudah terlanjur dibangun namun tak diminati. Pembangunan itu harus ada kepastian akan menjadi daya tarik pedagang untuk menggelar dagangannya di sekitar tempat itu. Lokasinya di pinggir jalan namun tidak ada yang menempati sama saja dengan bohong. Jangan sampai pembangunan itu hanya dijadikan proyek semata. Namun, manfaatnya juga harus dipikirkan, tuturnya. Untuk itu, menurut Politisi PAN ini, pihaknya meminta instansi terkait dalam Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)Tempat ada dengan anggaran besar, namun pedagangnya tidak mau. Kan sangat aneh. Berarti ada yang salah.

untuk mencari solusi agar bangunan itu bisa dimanfaatkan. Harus ada solusi yang jitu supaya pedagang mau berjualan hewan sapi di pasar terpadu itu. Entah penambahan fasilitas, atau hal-hal lain yang bisa menarik pedagang dan pembeli melakukan transaksi jual beli sapi di pasar Sapi Pakandangan Sangra ini. Ini akan menjadi pertaruhan pemerintah, tukas legislator dari daerah pemilihan (dapil) VI yang meliputi, Kecamatan Gayam, Nong Gunong, Raas dan Masalembu.

VIDEO DOKUMENTASI

FOTO DOKUMENTASI
E-RAPERDA
AGENDA DPRD TERBARU
PENGUMUMAN TERBARU
JAJAK PENDAPAT
Bagaimana menurut anda tentang Website DPRD Kabupaten Sumenep?
Sangat Bagus
Bagus
Cukup
Kurang

HASIL POLLING