LAYANAN ASPIRASI
SAMPAIKAN ASPIRASI PADA WAKIL RAKYAT:
Surat Rakyat SMS Aspirasi Facebook
Aspirasi dari Masyarakat
1. Sekedar melaporkan bahwa jembatan penghubung dusun Berkongan-Tanunggul Montorna ambruk dan tidak di perbaiki barangkali bapak2 DPRD Sumenep turun ke lokasi silahkan saja di dusun berkongan montorna pasongsongan dekat rumah pak kadus nurhasan

2. Dana desa tahap II sampai sekarang belum bisa dicairkan karena menunggu realisasi se kabupaten sumenep minimal 50 %. Aturan ini sangat merugikan bagi desa yang telah lama menyelesaikan dana desa tahap i. Mohon para dewan ikut mengantisipasinya. Trimk

3. Anggota dewan yang terhormat,jalan dari taman bungan ke utara stopan yang menuju pamolokan, penggunaan jalan hanya di gunakan separuh jalan,hal tersebut terjadi karena jalan yang sebelah barat digunakan lahan parkir mobil,dan juga sering memarkirkan mobilnya asal-asalan, selain meanggu pengguna jalan lain, juga tidak enak dilihat untuk penataan kota.terima kasih.

Kirimkan aspirasi anda melalui SMS Center / Surat Rakyat DPRD Kabupaten Sumenep : 085942803888

MAJALAH PARLEMEN
LINK TERKAIT
PRODUK HUKUM
Penyeberangan Kalianget-Talango Butuh Kapal Baru
Diposting Oleh : Moh. Misbah - Administrator DPRD Kabupaten Sumenep

04 Maret 2019 - 08:18:10 WIB

Keberadaan KM (Kapal Motor) Karjon yang melayani penyeberangan Kalianget-Talango dan sebaliknya mulai dikeluhkan warga. Pasalnya, kapal tongkang tersebut dinilai sudah tidak layak untuk melayani penumpang, bahkan disinyalir sering mengalami kebocoran pada mesin. Bahkan, beberapa waktu lalu kapal tersebut karam di perairan Talango, sehingga tidak bisa melayani penyeberangan. Otomatis, transprotasi laut menuju pulau Talango hanya dilayani satu kapal, dan itu menyebabkan antrean panjang.

Informasi yang berhasil dihimpun, kapal tersebut sudah lapuk dan sudah tidak memenuhi standar berlayar. Bahkan, menurut warga, kapal tersebut sering mengalami mati mesin mendadak di tengah laut, otomatis membuat warga kebingungan dan takut akan keselamatan mereka saat berlayar. Hanya saja, warga tetap menggunakan jasa pelayaran kapal ini lantaran hanya ada dua kapal. Jika tidak mau, maka dipastikan akan mengalami antrian yang cukup lama untuk menyeberang. Apalagi, belakangan kapal tersebut dikatakan tidak memiliki izin trayek dari dinas perhubungan (dishub) Sumenep. Itu lantaran dokumen dinilai tidak lengkap. Sehingga, pelayaran yang dilakukan tanpa trayek resmi dari pemerintah. Memang, kapal itu sudah bisa dikatakan sangat tidak layak untuk melayani pelayaran penyeberangan dari Kalianget menuju Talango maupun sebaliknya. Bahkan, warga sering mengeluhkan kondisi kapal dimaksud kepada kami sebagai anggota dewan dari kecamatan Talango, kata Akis Jazuli, anggota komisi II DPRD Sumenep. Menurut politisi asal Kecamatan Talango ini, pihaknya meminta penghentian operasi oleh KM karjon ini. Hal ini dilakukan untuk keselamatan warga saat melakukan penyeberangan. Apalagi, Dishub megakui jika tidak mengeluarkan izin trayek kepada kapal tongkang itu.

Kondisi yang tidak layak itu harus menjadi perhatian Dishub dan Syahbandar. Setidaknya bisa dilakukan evaluasi secara menyeluruh. Sebab, ini menyangkut nasib orang, bahkan taruhannya bisa sampai nyawa,ujar politisi Nasional Demokrat (Nasdem) ini.

Jadi, sambung dia, melihat kondisi kapal, seharusnya tidak ada alasan bagi pihak terkait untuk tidak menghentikan pelayaran. Salah satu solusi yang juga bisa dilakukan, yakni adanya kapal baru yang bisa melayani masyarakat.Intinya, kami warga kepulauan Talango membutuhkna kapal baru untuk bisa melayani trayek penyeberangan Kalianget-Talango. Agar masyarakat merasa aman dan nyaman. Jadi, kami tunggu pemkab bergerak untuk mensukseskan keinginan warga kepulauan ini, tuturnya.

VIDEO DOKUMENTASI

FOTO DOKUMENTASI
E-RAPERDA
AGENDA DPRD TERBARU
PENGUMUMAN TERBARU
JAJAK PENDAPAT
Bagaimana menurut anda tentang Website DPRD Kabupaten Sumenep?
Sangat Bagus
Bagus
Cukup
Kurang

HASIL POLLING