LAYANAN ASPIRASI
SAMPAIKAN ASPIRASI PADA WAKIL RAKYAT:
Surat Rakyat SMS Aspirasi Facebook
Aspirasi dari Masyarakat
1. Sekedar melaporkan bahwa jembatan penghubung dusun Berkongan-Tanunggul Montorna ambruk dan tidak di perbaiki barangkali bapak2 DPRD Sumenep turun ke lokasi silahkan saja di dusun berkongan montorna pasongsongan dekat rumah pak kadus nurhasan

2. Dana desa tahap II sampai sekarang belum bisa dicairkan karena menunggu realisasi se kabupaten sumenep minimal 50 %. Aturan ini sangat merugikan bagi desa yang telah lama menyelesaikan dana desa tahap i. Mohon para dewan ikut mengantisipasinya. Trimk

3. Anggota dewan yang terhormat,jalan dari taman bungan ke utara stopan yang menuju pamolokan, penggunaan jalan hanya di gunakan separuh jalan,hal tersebut terjadi karena jalan yang sebelah barat digunakan lahan parkir mobil,dan juga sering memarkirkan mobilnya asal-asalan, selain meanggu pengguna jalan lain, juga tidak enak dilihat untuk penataan kota.terima kasih.

Kirimkan aspirasi anda melalui SMS Center / Surat Rakyat DPRD Kabupaten Sumenep : 085942803888

MAJALAH PARLEMEN
LINK TERKAIT
PRODUK HUKUM
Pasar Anom Butuh Penanganan Serius
Diposting Oleh : Moh. Misbah - Administrator DPRD Kabupaten Sumenep

19 Juli 2018 - 08:39:16 WIB

Sejumlah pedagang yang berjualan di pasar Anom tidak tertib. Lapak yang ada di bundaran jalan dan trotoar wilayah pasar menyebabkan pasar tersebut kumuh sehingga membuat para pengunjung tidak nyaman.Penanganan yang serius dari pemerintah merupakan harapan dari semua pihak terutama dari legislatif. Sebab jika terus dibiarkan akan berdampak pada pedagang karena pasar tersebut tak diminati masyarakat akibat semrawut.

Pada saat Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep melakukan sidak kondisinya diakui cukup memperihatinkan karena semrawut. Oleh sebab itu, dinas terkait diharapkan segera ditertibkan agar pembeli dan penjual merasa nyaman saat melakukan transaksi jual beli.Pada dasarnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep telah berencana untuk menertibkan pedagang yang berjualan di bundaran ke tempat yang telah disediakan.Tapi upaya itu tak kunjung terwujud karena pihak eksekutif akan melakukan pendekatan secara persuasif terlebih dahulu.

H Masdawi meminta agar pedagang ikan disebelah timur blok A, pedagang pasar subuh, kemudian pedagang yang ada di bundaran untuk dipindah. Hal itu untuk memenuhi unsur safety dan security penjual dan pembeli yang ada di pasar.Menurunya, Disperindag setempat dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Sumekar yang menangani persoalan pasar tersebut, harus segera menyelesaikan persoalan pembenahan dengan sesegera mungkin.Akan tetapi, yang perlu diperhatikan dalam proses penertiban atau pembenahan pasar adalah lokasi tempat para pedagang. Tempatnya harus dikelompokkan sesama jenis dagangannya agar penjual dan pembeli sama-sama diuntungkan.Bagaimana pembeli merasa gampang mengetahui barang dagangannya. Sebab apabila bahan yang gampang busuk ditempatkan di daerah agak tertutup otomatis akan susah dilihat oleh pembeli,tuturnya.

Politisi Demokrat ini juga menyarankan agar melakukan diskusi dengan pedagang untuk mendapatkan beberapa alternatif yang menjadi solusi terbaik sehingga bisa ditempati para pedagang.Nantinya, ada yang di pindah ke blok A, ada pula yang pedagang ikan dipindahkan ke tempat sesama penjual ikan. Makanya kami meminta beberapa paguyuban pedagang untuk duduk bersama mencari formulasi dan rumus yang terbaik,sarannya.

VIDEO DOKUMENTASI

FOTO DOKUMENTASI
E-RAPERDA
AGENDA DPRD TERBARU
PENGUMUMAN TERBARU
JAJAK PENDAPAT
Bagaimana menurut anda tentang Website DPRD Kabupaten Sumenep?
Sangat Bagus
Bagus
Cukup
Kurang

HASIL POLLING