LAYANAN ASPIRASI
SAMPAIKAN ASPIRASI PADA WAKIL RAKYAT:
Surat Rakyat SMS Aspirasi Facebook
Aspirasi dari Masyarakat
1. Sekedar melaporkan bahwa jembatan penghubung dusun Berkongan-Tanunggul Montorna ambruk dan tidak di perbaiki barangkali bapak2 DPRD Sumenep turun ke lokasi silahkan saja di dusun berkongan montorna pasongsongan dekat rumah pak kadus nurhasan

2. Dana desa tahap II sampai sekarang belum bisa dicairkan karena menunggu realisasi se kabupaten sumenep minimal 50 %. Aturan ini sangat merugikan bagi desa yang telah lama menyelesaikan dana desa tahap i. Mohon para dewan ikut mengantisipasinya. Trimk

3. Anggota dewan yang terhormat,jalan dari taman bungan ke utara stopan yang menuju pamolokan, penggunaan jalan hanya di gunakan separuh jalan,hal tersebut terjadi karena jalan yang sebelah barat digunakan lahan parkir mobil,dan juga sering memarkirkan mobilnya asal-asalan, selain meanggu pengguna jalan lain, juga tidak enak dilihat untuk penataan kota.terima kasih.

Kirimkan aspirasi anda melalui SMS Center / Surat Rakyat DPRD Kabupaten Sumenep : 085942803888

MAJALAH PARLEMEN
LINK TERKAIT
PRODUK HUKUM
DPRD Bertandang Ke Arjasa Pendirian RS Jadi Atensi
Diposting Oleh : Moh. Misbah - Administrator DPRD Kabupaten Sumenep

27 September 2017 - 08:01:32 WIB

DPRD Sumenep melakuan kunjungan kerja (kunker) ke Arjasa, Kepulauan Kangean. Kunker yang dipimpin ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma mendatangi sejumlah lokasi, dan melakukan  interaksi langsung dengan masyarakat. Maklum, kedatangan para legislator ini guna menyerap aspirasi dari sejumlah elemen masyarakat, mulai dari birokrasi, perangkat desa, puskesmas maupun elemen lainnya yang ada di kepulauan tersebut. Rombongan disambut dengan tangan terbuka  oleh masyarakat, bahkan cukup diapresiasi. Ikut juga mendampingi wakil rakyat asal kepulauan dimaksud.

Wakil rakyat datang ke kepulauan juga ditemani oleh instansi terkait. Ikut dalam rombongan tim dari dinas kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan (Disdik), dan juga bagi pemerintahan desa(pemdes) di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Salah satu lokasi yang didatangi adalah Puskemas Arjasa. Sebab, Puskemas ini direncanakan oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) untuk dijadikan rumah sakit, meskipun hal tersebut hanya sebatas wacana hingga saat ini. Lantaran rencana pembangunan rumah sakit terkendala masalah anggaran yang cukup besar.

Sejatinya, kedatangan mereka untuk melihat progress report pembebasan lahan untuk rumah sakit Arjasa yang memang sangat diinginkan oleh masyarakat. Namun, sesampainya di Puskesmas itu, para legislator malah disuguhi sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan bidan PTT. Yakni, hingga saat ini bidang PTT yang sudah menjadi CPNS, namun tidak mendapatkan SK (surat keputusan). Sehingga, membuat galau sejumlah bidan. Sehingga, hal tersebut langsung disampaikan lewat kepala Puskesmas Daeng Musain. Maklum, para bidan sudah cukup lama menunggu kepastikan SK CPNS dari pemerintah.

Masalah pembangunan rumah sakit juga ikut menjadi perbincangan, namun tidak begitu signifikan. Dalam pembicaraan itu  terungkap jika keinginan membangun rumah sakit itu hendaknya dilakukan di lokasi lain. Sebab, di Puskesmas  Arjasa dinilai kurang strategis. Yakni, keberadaanya harus berada diantara Arjasa, Kangayan dan  Sapeken. Sehingga, tiga wilayah itu dengan mudah bisa mengakses keberadaan rumah sakit. Hanya saja, ketika harus dibangun dilokasi lain, maka dimungkinkan akan membutuhkan pemebabasan lahan yang lebih banyak lagi. Ini akan menjadi pertimbangan. Sementara lokasi yang direncanakan adalah Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa.

Selain itu, rombongan legislator dan instansi terkait mendatangi pasar tradisional di kepulauan Kangean itu. Saat ke pasar tradisional itu rombongan diberondong pertanyaan terkait mahalnya harga sejumlah komoditas. Sebab, harga kebutuhan pokok masyarakat jauh lebih mahal dari di daratan. Misalnya, tabung LPG 3 kilogram di kepulauan ini sudah mencapai harga berkisar Rp 20-25 ribu per tabung melon itu. Padahal, PARLEMEN | MEI 2017 9 harga eceran tertinggi (HET) harga tabung itu hanya berkisar Rp 16 ribu saja. Harga ini berlaku di daratan secara umum.

Ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma menjelaskan, kedatangan ke kepulauan Kangean itu memang sudah menjadi rencana wakil rakyat. Salah satu yang paling urgen berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat tentang kesehatan.Di mana di kepulauan Kangean itu direncanakan dibangun rumah sakit. Sebab, akses ke RSUD dr. Moh. Anwar cukup jauh. Makanya, perlu dibangun rumah sakit yang bisa diakses dari Sapeken, Arjasan dan Kangayan. Itu menjadi keinginan kami dan juga pemerintah daerah,katanya kepada Majalah Parlemen.

Politisi PKB ini mengungkapkan, dari hasil kunjungan lapangan ke kepulauan nanti dipastikan akan dikaji secara mendalam. Termasuk, berkaitan dengan lokasi dan yang lainnya sebagaimana sudah disampaikan oleh elemen masyarakat, dan kepala Puskemas.Setelah kami turun ke lapangan, tentu akan di tindak lanjuti dengan melakukan kajian secara mendalam. Termasuk nantinya kelayakan lokasi, dan teknis lainnya. Instansi terkait nanti akan berkoordinasi dengan DPRD Sumenep,ungkapnya dengan nada cukup serius. Sementara hal lain, sambung dia, pihaknya menginginkan adanya operasi pasar yang menyasar hingga kepulauan. Itu dilakukan agar bisa menekan harga, sebab harga sejumlah komoditas di kepulauan memang melambung cukup tinggi.Memang selisih harga cukup tinggi dengan daratan. Maka, operasi pasar perlu dilakukan hingga ke kepulauan. Intinya, masyarakat juga menginginkan harga yang stabil dan tidak terlalu tinggi dengan daratan,ucapnya.

Intinya, menurut Herman Dali Kusuman, semua hasil kunjungan kerja DPRD Sumenep ke kepulauan dipastikan akan menjadi acuan dan kajian. Kunjungan bukan hanya sebatas formalitas belaka.Kunjungan yang dilakukan DPRD ini semuanya akan bermuara kepada kepentingan masyarakat. Maka, hasil kunjungan pasti ditindaklanjuti. Apalagi, berkaitan dengan masalah kesejahteraan masyarakat. Jadi, tidak ada kunjungan yang sia-sia. Semuanya pasti ada hasilnya untuk masyarakat,tukasnya. (*)

VIDEO DOKUMENTASI

FOTO DOKUMENTASI
AGENDA DPRD TERBARU
PENGUMUMAN TERBARU
JAJAK PENDAPAT
Bagaimana menurut anda tentang Website DPRD Kabupaten Sumenep?
Sangat Bagus
Bagus
Cukup
Kurang

HASIL POLLING